Kegiatan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Farmasi Tingkat Dasar (LKMF-TD)

Selasa, 24 januari s/d Rabu 25 januari 2017 Akademi Farmasi Samarinda melaksanakan salah satu kegiatan yang merupakan agenda tahunanya itu Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Farmasi Tingkat Dasar (LKMF-TD) dengan tema “Membangun Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa Akademi Farmasi Samarinda yang Berakhlak dan Berintegritas” yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa bekerjasama dengan TNI-AD yang berlokasi di Batalyon Infanteri Mekanis 611 / Awang Long Samarinda.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, dimana hari pertama adalah pelaksanaan kegiatan LKMF-TD yang diikuti oleh seluruh mahasiswa/i Akademi Farmasi Samarinda angkatan 2016, seluruh peserta dan panitia berkumpul dikampus Akademi Farmasi Samarinda untuk melaksanakan acara pembukaan, acara pembukaan tersebut diisi dengan sambutan oleh ketua Senat Mahasiswa yaitu Muhammad Reza Firdaus, kemudian sambutan oleh Gusti Astriyanita selaku Ketua Panitia serta sambutan oleh Dosen Pembimbing Acara yaitu Ibu Fitri Handayani, M.Si., Apt, setelah pembukaan selesai dilaksanakan pada pukul 07.00 mahasiswa peserta LKMF-TD dipersiapkan untuk keberangkatan menuju tempat diselenggarakannya acaraya itubertempat di Batalyon Infanteri Mekanis 611 / AWL Jl. Soekarno Hatta Kelurahan Loa Janan. Keberangkatan para peserta diakomodasikan menggunakan mobil kompi dengan pengamanan yang baik dan tertib.

Setibanya dilokasi semua peserta memasuki aula yang kemudian disambut oleh salah satu tentara untuk melakukan pengarahan awal dalam pengenalan lingkungan kompi kepada para peserta juga kepada para panitia acara, hal ini diperlukan agar acara yang berlangsung selama 2 hari berjalan sesuai dengan aturan. Pengarahan yang dilakukan antara lain pengenalan situasi kompi, kondisi dan cara penghormatan kepada bendera merah putih dan terakhir adalah tata cara merakit tempat tidur yang akan merekagunakan saat istirahat didalam tenda yang telah disediakan.

Pukul 10.00 acara dilanjutkan dengan masuknya materi pertama yaitu “Sikap Dasar Kepemimpinan” yang disampaikan olehBpk. Iswahyudi selaku pembicara. Kemudian pukul 11.00 materi kedua yang disampaikan oleh Bpk. Anton Darsono, S.H., M.Si. beserta team selaku pembicara yang dihadirkan langsung dari institusi pemerintah Badan Narkotika Nasional Daerah Samarinda yang membawakan materi “Generasi Pemimpin Bebas Narkoba”. Penyampaian materi yang dipandu oleh moderator selama masing-masing 1 jam dilaksanakan secara tertib dan kondusif. Setelah materi kedua selesai seluruh perserta bersiap untuk makan siang dan ibadah, untuk makan siang dilaksanakan secara teknis sesuai dengan komando TNI-AD dilapangan terbuka dan dilakukan secara bersama-sama.

Setelah waktu istirahat selesai acara kemudian dilanjutkan dengan materi wajib latihan dasar kepemimpinan yang disampaikan oleh pihak TNI-AD yaitu Bpk. Letda CHB Soleh Abdul Azis dengan materi Bela Negara yang diawali dengan menyanyikan Lagu kebangsaan Indonesia Raya serentak oleh seluruh peserta dan panitia acara.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Latihan Keterampilan Baris Berbaris yang dikomando oleh TNI-AD berdasarkan pembagian kelompok yang telah ditentukan, LKBB ini diadakan karena merupakan kegiatan wajib yang harus dilakukan untuk seluruh Warga Negara Indonesia sebagai dasar pelatihan Bela Negara untuk anak remaja hingga dewasa, maka dari itu LKBB ini menjadi hal yang wajib dilakukan apabila melakukan kegiatan pelatihan kepemimpinan. Setelah LKBB selesai dilaksanakan seluruh peserta diberikan waktu untuk membersihkan diri dan melaksanakan sholat atau ibadah sampai pukul 18.30 kemudian dilanjutkan dengan makan bersama seperti pada siang hari.

Selepas jam istirahat, beribadah dan makan malam seluruh peserta dipersilahkan untuk kembali ketenda masing-masing untuk istirahat malam, dan panitia bertugas untuk mengontrol kegiatan malam para peserta, untuk tempat tidur perempuan dan laki-laki terpisah tenda dan terpisah tempat tidak menjadi satu.

Kegiatan malam dilakukan tepat pukul 00.00 yaitu renungan malam dan acara api unggun yang teknisnya dilaksanakan oleh panitia acara dan dengan kerjasama TNI-AD, renungan malam dilakukan sambil mengelilingi lilin berbentuk lingkaran ditengah lapangan kemudian diperdengarkan audio dan suara yang menyentuh kemudian seluruh peserta bersama-sama memikirkan dan merenungi perjalanan hidupnya selama ini dan juga membayangkan masa depan yang baik untuk dirinya dan kedua orang tuanya kelak. Renungan malam yang diikuti oleh seluruh peserta baik peserta LKMF-TD atau pun panitia semua terlibat dalam acara renungan malam tersebut tanpa terkecuali. Kegiatan renungan malam selesai maka seluruh peserta kembali ketenda masing-masing untuk beristirahat.

 

Rabu 25 januari 2017 dengan agenda yang berbeda dari hari pertama, agenda hari kedua adalah outbond, outbond dengan konsep kemiliteran serta pelatihan ketangkasan dilaksanakan oleh TNI-AD, panita acara pun mengikuti kegiatan outbond selayaknya peserta tanpa ada perbedaan perlakuan, outbound yang dilakukan secara berkelompok bertujuan untuk melatih ketangkasan serta koordinasi antara tubuh dan otak. Outbound yang terdiri beberapa arena, arena pertama yaitu halang rintang dimana peserta melewati haling rintang  dengan berbagai kondis iserta berkoordinasi dengan kecepatan bertujuan untuk melatih keseimbangan  serta ketangkasan kaki dan koordinasi tubuh yang baik.

Arena kedua adalah panjat tebing dimana peserta melakukan panjat tebing dengan bantuan tali, peserta melewati arena ini tidak berdampingan namun sendiri-sendiri, setiap peserta harus memanjat tebing hingga puncak kemudian turun  menggunakanbantuan tali pula, tidak ada bantuan dari teman ataupun alat lainnya. Arena ini ditujukan untuk melatih ketangkasan serta kekuatan tangan dan pijakan. Arena yang dibuat seaman mungkin sehingga dapat dipastikan kecil kemungkinan terjadi cidera terhadap peserta.

Arena selanjutnya adalah jembatan satu tali dengan bantuan pegangan satu tali pula, tali sepanjang kurang lebih 2 meter yang melintasi danau dengan lumpur, peserta yang melewati harus sampai pada ujung arena tanp aterjatuh dengan bantuan seutas tali sebagai pegangan. Arena ini dimainkan bertujuan untuk melatih keseimbangan serta kemampuan kordinasi tubuh dan otak, untuk melewati arena ini peserta tidak boleh bergoyang terlalu hebat karena tali pegangan yang lentur akan mengikuti gerak peserta yang memegang. Untuk arena ini dilakukan secara bergantian tidak bisa bersamaan karena akan menganggu keseimbangan orang yang berada didepan maupun dibelakangnya.

Serupa dengan arena ketiga arena keempat merupakan jembatan 1 tali juga namun perbedaannya untuk melewati arena ini peserta diharuskan berbaring memeluk tali jembatan, pergerakan dilakukan dengan menggeser kuncian kaki dan dengan bantuan tangan. Untuk bisa sampai diujung arena dibutuhkan koordinasi yang tepat antara dorongan kaki dan tarikan tangan.

Kegiatan outbond yang dilaksanakan dari pagi hingga siang hari ditutup dengan acara penutupan yang dilakukan di lapangan bersama dengan TNI-AD dan seluruh panitia pelaksana serta pembimbing acara yang kemudian memberikan penutup secara verbal sebagai simbolis kelulusan LKMF-TD para peserta laki-laki dipotong rambutnya, pemotongan rambut  inidlakukan oleh TNI-AD sebagai simbolis telah lulusnya peserta dalam Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Farmasi Tingkat Dasar (LKMF-TD).

Seluruh peserta kembali menuju kampus Akademi Farmasi Samarinda menggunakan transportasi yang telah disediakan oleh pihak batalyon, seluruh peserta dibubarkan secara bersamaan di kampus Akademi Farmasi Samarinda. Dengan dibubarkannya seluruh peserta acara maka acara Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Farmasi Tingkat Dasar (LKMF-TD) dinyatakan telah selesai dilaksanakan. Seluruh panitia mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyak kepada Akademi Farmasi Samarinda dan kepada  Batalyon Inanteri Mekanis 611 / AWL serta seluruh pihak yang membantu kelancaraan acara tersebut mulai dari awal acara hingga akhir acara. Kepada seluruh peserta LKMF-TD kami ucapkan selamat atas pencapaian kalian yang telah menyelesaikan kegiatan dengan sangat baik dan mengikuti semua peraturan yang ditetapkan.

 

2 comments
  1. Undeniably believe that which you stated. Your favorite justification seemed to be on the web the simplest thing to be aware of. I say to you, I definitely get irked while people consider worries that they plainly don’t know about. You managed to hit the nail upon the top and also defined out the whole thing without having side effect , people could take a signal. Will probably be back to get more. Thanks

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.