LOMBA DEBAT KEFARMASIAN DALAM RANGKA MEMPERINGATI DIES NATALIS AKADEMI FARMASI SAMARINDA KE- XVI “SPARKLING SOUL OF YOUTH” 2017

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Salam Farmasi Muda!

Selasa, 21 November 2017 hari ke-2 Dies Natalis “Sparkling Of Soul Youth” masih seperti hari sebelumnya acara dilaksanakan dikampus Akademi Farmasi Samarinda Jalan A.Wahab syahrani, Air Hitam, Samarinda Ulu, Gn. Kelua, Samarinda Ulu.

Pada kegiatan hari ini tidak kalah meriah, karena Agenda kegiatan pertama pada pukul 09:00-12:00 WITA yaitu Debat Kefarmasian penyisihan, hingga babak perebutan juara Semi final dimana juri yang menilai adalah perwakilan Dosen Akademi Farmasi Samarinda yaitu Bapak Achmad Kadri Ansyori,M.Sc.,Apt. Dan Ibu Siti Jubaidah,M.Pd.,Apt. dan Moderator oleh Nurlaili TriSuci dan Novita Riski Aprillia.

Perwakilan mahasiswa/i perwakilan setiap angkatan pada tim yaitu 2 orang. Dimana tiap kelas memberikan Argumen untuk mempertahankan pendapatnya. Semakin sengit pendebatan maka suasana semakin panas dan sengit, bahkan kita sebagai penonton ikut terbawa euphoria. Dalam debat tersebut terbagi menjadi 2 sesi. Pada kloter pertama terdapat 4 kelompok dan terbagi menjadi Tim 17/A, Tim 15/B, dan pada kloter ke-2 yaitu Tim Sema, Tim 16/B, Tim 16/A. Debat terbagi menjadi 2 yaitu Tim Pro dan Tim Kontra. Dan pada kloter pertama berpendapat Pro.

Tim yang masuk dalam babak final yaitu Tim 16/B, Tim 16/A,Tim 17/A, dan Tim 17/B. Tema yang diangkat adalah perihal BPJS (Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial) dimana tim yang berpendapat kontra Rosiana dari Tim 16/B karena BPJS sangat bermanfaat bagi masyarakat dari menengah atas hingga menengah kebawah. BPJS juga tidak memberatkan dalam biaya pengobatan, karena pada setiap bulan masyarakat membayar BPJS untuk masa depan.

Tetapi Opsi Muhammad Apriyandi Tim 17/A pihak pro berpendapat bahwa BPJS tidak Efektif bagi Masyarakat karena Pelayanan sangat berbedan antara kelas atas dan kelas menengah ke bawah obatpun hanya obat Generik dan Fasilitas juga berbeda. Kemudian pihak Apriyandi diSanggah oleh pihak Kontra yaitu Ina Muktianingrum tim 16/A berpendapat bahwa obat generik sama saja dengan obat paten.

Meskipun demikian Pro dan Kontra adalah hal yang Positif jika dilakukan dengan benar. Karena dengan adanya pro dan kontra memberikan sudut pandang yang lebih luas mengenai suatu hal karena tidak ada yang salah dengan keduanya.

Debat kefarmasian Juara 1,2,dan 3 akan diumumkan pada Malam Puncak, kemudian setelah berakhir maka dilanjutkan dengan raingkaian acara berikutnya. Pada pukul 13:00-13:15 Penampilan dari UKM KSR menyumbangkan 2 buah lagu. Setelah itu, dilanjutkan untuk menampilkan Pemenang Video dokumenter tahun lalu yang masuk dalam 3 besar pertama yaitu angkatan 15A, 15B, dan terakhir 14B . lalu kegiatan selanjutnya pada pukul 14:00-14:45 Rangking 1, juri penilaian dalam Games yaitu Bapak Heri Wijaya,S.Farm.,M.Si.,Apt. Setiap Kelas mewakilkan 4 orang dalam games tersebut. Babak Pertama adalah penyisihan dimana setiap jawaban yang tidak tepat akan dikeluarkan dari arena permainan.

Pada final yang bersaing dari angkatan 15/B dan 16/B tetapi pada akhirnya pertanyaan berhasil dijawab oleh Kelas 15/B. Kemudian tak kalah heboh dalam perlombaan ini Para Dosen dan Staff Akademi Farmasi Samarinda ikut serta dalam Rangking 1 namun, pada babak final yang mempertahankan posisinya adalah Ibu Henny Nurhasnawati,S.Si. Pak Heri wijaya, S.farm., M.Si., Apt. Dan Pak Triswanto Sentat, S.Si., M.Farm-Klin.,Apt. Pada akhir pertanyaan pihak dosen yang Juara rengking 1 adalah Pak Heri Wijaya, S.Farm., Apt. Kemudian acara ditutup pada pukul 16:00 sore dan Absensi pulang.